Kamis, 09 Juni 2011

Budi daya Semut Rangrang ''kroto"



Semut rangrang penghasil kroto
Kroto
Dari sekian banyak kesalahan yang selalu kita lakukan sehari hari, pasti ada kebaikan yang menyelip di hati kita.Semut rangrang (Oecophylla smaragdina) merupakan makhluk hidup yang kadang sering mengganggu kita,tetapi sangat banyak sekali keuntungannya bagi kita. Semut rangrang merupakan predator hama tumbuhan, salah satunya ulat bulu. Seperti diberitakan di banyak media  bahwa ulat bulu menyerang di beberapa kota. Bahkan keganasan ulat bulu sekarang ini merupakan hal yang sangat serius yang perlu kita pahami bersama. Dengan semakin sedikitnya predator ulat bulu semakin gampangnya ulat bulu berkembang, jadi sekarang ini mulailah kita sadar terhadaplingkungan kita. Dengan membudidayakan semut rangrang ini mungkin kita bisa sedikit mengurangi hama atau hewan pengganggu tanaman. Mungkin Anda bertanya: benarkah semut rangrang bisa dibudidayakan? Jawabnya: bisa. Semut rangrang ini bisa dibudidayakan, secara tradisional maupun secara intensip.Budi daya semut rangrang secara tradisional bisa kita kembangkan dengan memindahkan segerombolan atau sarang dari pohon yang satu kepohon yang lainya. Adapun budi daya semut rangrang secara intensif dapat dilakukan dengan menyediakan habitat semut. Saya terobsesi ketika ingat pengalaman saya waktu kecil, sekitar beberapa th yang lalu, saya sering bermain dengan semut rangrang dan waktu itu saya memasukan segerombolan semut rangrang pada tabung bambu.Tabung bambu itu saya taruh pada pohon kering yang berada di tengah tengah kolam. Anehnya, tabung bambu itu malah dijadikan  sarang  oleh semut-semut itu. Mungkin dikarnakan di pohon itu tidak ada daun untuk dijadikan sarang jadi semut nyarang di dalam tabung bambu itu. Dengan pengalalaman itu saya coba membudidayakan semut rangrang di dalam potongan bambu,dan alhamdulilah sedikit demi sedikit mau juga semut bersarang.

Cara pembuatan:
Sediakan potongan potongan bambu dengan panjang 40 cm 10 biji (semakin banyak potongan bambu semakin banyak penghasil kroto dan bibit),kayu papan untuk talenan bambu dan papan untuk bertengger itu semut,dan kita bikin tatakan untuk nyimpan itu bambu di kolam,kita bikin di kolam supaya semut tidak kabur,dan tidak diganggu oleh semut beda jenis. Nah setelah itu kita taro papan pada tatakan yang sudah kita bikin dan taro itu bambu diatas papan itu. Setelah itu kita mindahin bibit segerombolan semut rang rang bersama ratu-ratunya untuk ditaro di atas bambu, papan atau langsung kita masukan ke dalam tabung bambunya supaya lebih cepat bersarang (tiap sarang pasti memiliki ratu),insya alloh itu semut nyarang didalam bambu. Jangan lupa kasih makanan secukupnya, makanan semut rang-rang gampang kok. Beri saja tulang-tulang hewan,bangkai apa aja serangga juga mau,sekali kali kasih gula merah,karena semua semut sangat membutuhkan rasa manis. insya Alloh dengan ketelatenan pasti bisa berkembang. 

Perhatian : cara budi daya ini caraku sendiri, perlu perbaikan,mungkin pabila ada yang lebih intensif lagi,tolong link ke blog saya. 

Sebelum Anda memulai budi daya semut rangrsang sebaiknya membaca dulu beberapa artikel tentang semut rangrang budi daya semu rangrang.
Thank to Hendriyantoro http://cibuluh.blogspot.com

1 komentar:

  1. foto t4 nya juga di kaseh liat donk @om, jadi tidak susah membayangkan t4 yg akan kita bikin.
    Kriteria ratunya juga yg bagainana ?, agar kita bs membedakan antara ratu dg prajuritnya . Thxs

    BalasHapus